Thursday, September 22, 2005

La Tahzan - Yang Lalu biar berlalu.

Tajuk Buku: La Tahzan (Jangan Bersedih)
Penerbit: Qisthi Press, 2004
Penulis: Dr. 'Aidh al-Qarni
Rujukan: Klub Cinta Buku

Yang Lalu Biar Berlalu.

Mengingat dan mengenang masa lalu, kemudian bersedih atas nestapa dan kegagalan di dalamnya merupakan tindakan bodoh dan gila. Itu, sama artinya dengan membunuh semangat, memupuskan tekad dan mengubur masa depan yang belum terjadi.

Bagi orang yang berpikir, berkas-berkas masa lalu akan dilipat dan tak pernah dilihat kembali. Cukup ditutup rapat-rapat, lalu disimpan dalam ruang penglupaan, diikat dengan tali yang kuat dalam penjara pengacuhan selamanya, atau diletakkan di dalam ruang gelap yang tak tertembus cahaya. Yang demikian, karena masa lalu telah berlalu dan habis. Kesedihan tak akan mampu mengembalikannya lagi, keresahan tak akan sanggup memperbaikinya kembali, kegundahan tidak akan mampu merubahnya menjadi terang, dan kegalauan tidak akan dapat menghidupkannya kembali, karena ia memang sudah tidak ada.

Jangan pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawah payung gelap masa silam; selamatkan diri Anda dari bayangan masa lampau! Adakah anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu, matahari ketempatnya terbit, seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, dan air mata kepelopak mata? Ingat; keterikatan anda dengan masa lalu, keresahan anda atas apa yang telah terjadi padanya, keterbakaran emosi jiwa anda oleh api panasnya, dan kedekatan jiwa anda pada pintunya, adalah kondisi yang sangat naif, ironis, memprihatinkan, dan sekaligus menakutkan.

Membaca kembali lembaran masa lalu hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat, dan menyia-nyiakan waktu yang demikian sangat berharga. Dalam Al-Qur'an, setiap kali usai menerangkan kondisi suatu kaum dan apa saja yang telah mereka lakukan. Allah selalu mengatakan, "Itu adalah umat yang lalu". Begitulah; ketika suatu perkara habis, maka selesai pula urusannya. Dan tak ada gunanya mengurai kembali bangkai zaman dan memutar kembali roda sejarah.

Orang yang berusaha kembali ke masa lalu, adalah tak ubahnya orang yang menumbuk tepung, atau orang yang menggergaji serbuk kayu........

p/s - Antara buku dalam wish list pada cuti trimester nanti.

9 comments:

ShiMa said...

akak dah beli buku tu..mmg best! Hard cover mahal sikit tapi kalau soft cover murah sikit

Stridz said...

wah wah...lagi cepat akak shima nih! :D

AuRuM said...

saya ada beli buku baru jugak :D tp, jauh langit dan bumi dgn La Tahzan tu... tp, sekurang2nye ade bende yg sy nak baca spjg cuti nanti :D ye lah sgt...

[NaJ] said...

sorry keluar topic sket.
Drama series numb3rs akan tayang 10 oct ni di channel axn (17).nampak kat astro guide smlm.

hari tu dah belek2 buku la tahzan,tapi tak terbeli pulak.Shima, nanti pinjam jelah ek..hehe.

skrg kene khatam buku teks dulu.final exam lg 3 minggu :(

dwEn said...

hidup perlukan realiti, bukan sekadar ilusi semata... ;-)

[NaJ] said...

warkah buku juga pantulan realiti kehidupan,bukan fantasi semata...

AuRuM said...
This comment has been removed by a blog administrator.
AuRuM said...

ilusi atau realiti...

setiap kali bukak blog nih, asyik nampak entry yg sama sejak beberapa hari yg dah berlalu.... akhirnya, saya beli jgk La Tahzan ni.... huhuh...

awak ke mana kali ni? tggu sesuatu yg boleh d share dr awak....

Stridz said...

abg dwen : saya setuju!

kak naj: saya setuju!

aurum : saya setuju!

:D